[BLOGGING IS IN THE BLOOD. REVIEW, TRAVEL, EVENT, PRODUCTS, BOOKS, FOOD AND BEVERAGES, SAFETY, HEALTH, QUALITY ASSURANCE, MYSTERY SHOPPING, TRANSLATION, PARENTING, FAMILY, EVERYTHING.] [FOR ANY REVIEW, EVENT, FREELANCE, TRAINING, CATERING, ALL KINDS OF JOB, KINDLY CONTACT: 018-2767882 / DE.ALIF.SHOPPE@GMAIL.COM] [ANY PICTURE(S) WHICH WAS @ WERE NOT ORIGINATED BY US ARE THE PROPERTY OF THE OWNER AND THE CREDIT GOES TO THEM.]

Breaking

Friday, September 22, 2017

SALAM MAAL HIJRAH

Seorang wanita berbincang dengan seorang ustazah: 
 "Ustazah, saya tidak mahu ikut kelas pengajian ini lagi" 
 "Apa alasannya?", tanya ustazah. 
 "Saya lihat di kelas pengajian ini perempuannya suka bergossip, laki-lakinya munafik, pengurusnya cara hidupnya tak betul, jemaahnya sibuk dengan handphone dan lain-lain." 
 "Baiklah. Tapi sebelum kau pergi, tolong lakukan sesuatu untukku. Ambil segelas penuh air dan berjalanlah keliling dalam masjid ini tanpa menumpahkan setitis air sekalipun ke lantai. Setelah itu engkau boleh meninggalkan masjid ini." 
 "Itu senang sangat!" 


Diapun melakukan apa yang diminta oleh ustazah, sementara pengajian sedang berlangsung. Setelah selesai, dia berkata kepada ustazah, bahawa dia sedia untuk pergi. 
 "Sebelum kau pergi, ada satu soalan. Ketika kau tadi berjalan keliling dalam masjid, ada engkau mendengar orang bergossip, melihat orang munafik, melihat orang sibuk dengan handphonenya?" "Tidak." 
 "Engkau tahu mengapa?" 
 "Tidak." 
 "Kerana engkau fokus pada gelasmu, memastikan tidak tersandung dan tidak ada air yg tumpah."


Begitulah dengan kehidupan kita. Ketika kita mengarahkan pandangan, aktiviti dan tujuan kita hanya kepada Allah ﷻ, maka: 
 • Kita tidak akan ada waktu untuk melihat dan mencari kesalahan orang lain 
 • Kita tidak akan ada waktu untuk menilai dan mengkritik orang lain. 
 • Kita tidak akan ada waktu untuk bergosip atau mendengar gosip dari orang lain. 
 • Kita akan menolong orang lain dan fokus pada langkah kita menggapai redha-Nya. 


 Manusia bila direndahkan tidak mungkin menjadi sampah, disanjung tidak mungkin jadi rembulan. Maka jangan risaukan kata-kata orang, sebab setiap orang melihatmu dengan pemahaman dan pengalaman yang berbeza. 

 Teruslah melangkah selama engkau di jalan yang benar, meski terkadang kebaikan tidak selalu dihargai, bahkan mungkin dibenci. 

 Tidak usah sibuk menjelaskan perihal dirimu, sebab yang menyukaimu tidak perlu itu semua dan yang membencimu tidak percaya itu semua. 

 Hidup bukan tentang siapa yang terbaik, tapi tentang siapa yang mahu berbuat baik.

Jika dizalimi orang, jangan berfikir untuk membalas dendam tapi berfikirlah cara membalas kebaikan untuk dia berubah.

Jangan mengeluh, teruslah berdoa dan ikhtiar. Sibukkan diri dengan kebaikan hingga keburukan penat mengikutimu.


xoxo

No comments: