Sunday, March 29, 2009

@ 10 months (second week) milestone

0 comments
1) Finger talents
Your baby's fingers are becoming more agile. By using her pincer grasp — which lets her pick up small objects between her thumb and forefinger — she may be able to pick up a piece of cereal or other small object without having to rest her wrist on a solid surface. (Now that your baby has graduated to solid food, expect plenty of cereal underfoot!)

She's intrigued by tiny things and is still likely to taste-test them. This is fine as long as they're edible and not so small that she could choke on them.

A good rule of thumb is to avoid letting your baby have anything that won't dissolve in water, like a raw carrot or a whole grape. Cooked veggie pieces, cheese, and peeled and cut-up fruit are great foods for little fingers.

2) More mobility
By this week, your baby will probably be able to crawl well on her hands and knees, with her trunk parallel to the floor. (Many babies try to crawl before, but master the skill only now. Some babies bypass crawling altogether and go from scooting to standing.) She may even be able to crawl up stairs.

At this age, your baby can sit confidently and may even walk while holding onto furniture, possibly letting go momentarily and standing without support. She'll take steps when held in a walking position and may attempt to scoop up a toy while she's standing, too.

Those magical first steps toward independence — and lots more exercise for you! — are just around the corner, if they haven't arrived already. Most babies take their first steps sometime between 9 and 12 months and are walking well by the time they're 14 or 15 months old.

=> alhamdulillah, Kaisah dah develop these both milestone at the age of 8 months+... together with buang pampers kat tong sampah and tadah tangan untuk baca doa...
=> Ya Allah, berikanlah kepada anakku kebijaksanaan, kecerdikan dan jadikanlah anakku seorang yang memperoleh kecemerlangan, kejayaan dan kemuliaan di dalam kehidupannya di dunia dan akhirat... AMIN...

@ Zoo Negara (II)

0 comments

Lame sungguh masa yang diperlukan untuk parents Kaisah mengupdate cerita Zoo Negara nih, well... it depends on the availability of Kaisah's father and mother maaa... hihihihihi... so, let's continue with our story-mory...

Kaisah ngan angah Adid was so excited, biasak la bebudak maa... nak-nak pulak when they are seeing the animals with their own eyes kan... meaning tengok haiwan sekalian secara life maa... it differs kan bila kita tengok something secara berdepan ngan ilustrasi atau kat dalam TV... so, when I showed Kaisah the elephant... tak berkedip mata Kaisah menengoknya... hihihihihi, agaknye mesti Kaisah fikir, apekebendanyala binatang besar nih?.. ;p... angah Adid was berani-berani takut... konon-konon berani nak pi dekat... when I hold his hand and brought him forward... menjerit tuh... hahahahaha... kelakar... nampak jek brutal tapi penakut aaa angah ni... hubby and me usik and ejek dia... nak tau dia jawab ape?.. 'angah saja jek berdiri jauh sikit nak bagi senang Kaisah tengok elephant tu...' hihihihihi... cover baekkk punya...

Gambar yang kat penguin tuh agak jauh kan?.. tak berapa nampak penguinnya... ditambah pula dengan cermin yang membalikkan cahaya... aper daaaa... ibu Kaisah la yang amik tuh, tak PRO langsung... PROSAK adala... hahahahaha... sib baik gambar sharks and other fishes tu agak clear... phewww...

@ weekend tutor class

0 comments
Location: Taman Bukit Kinrara, Puchong, Selangor (Home Tutor @ teacher's resident)
Monthly fee: RM 50 per student (primary) RM 80 per student (PMR)
Benefit: 1 to 1 teaching, small number of student per session (below 5 students)
Subject: Mathematics and Science (specialized) Bahasa Melayu and English (optional)
Time: 2.30 pm- 4.30 pm (Saturday), 10.00 am - 12.00 pm (Sunday) => subject to both parties availability, negotiable

=> for further info, please call 019-2097040 or e-mail at mazhar_alti@yahoo.com

Thursday, March 26, 2009

@ turn your child into a genius

0 comments
There are many definitions of intelligence, but the one I have learned in high school claimed that intelligence in nature is the ability of an animal or a human to use the information they have learned.

The lowest level of learning, is just memorizing the material and being able to “regurgitate” it in the same term it was presented, and the highest levels of learning are the learning styles that use the material in other contexts, and the learning style that builds on top of the material learned.

For example, when you teach your child about addition, and he immediately understands the concept of subtraction. Or if you teach your child about the structure of the dinosaurs teeth in relation to their food, and your child looks at your pet and tries to guess the structure of their teeth, based on their food.

Well - you don’t need to wait for your child to develop that level of learning by himself. You can develop this habit and way of thinking on purpose. Here are some examples:

If you have a baby, and you are looking for books to read to your baby or to read with your baby, choose for several books with related subjects. For example, if you have a book that tells a story about an animal ( a bear, a duck, whatever animals often appear in children’s books), prepare another book that gives different information about the same animal. The child will connect the information from one book to the information in the other book.

For school age children: if you are helping your child with math, always find a use for the concept you are learning. For example: addition. Tell a story that demonstrates the use of addition: for example: “John went to the store to buy candy. He bought one bar of Snickers that cost him 1 dollar and 1 bag of Chocolate Kisses that cost 2 dollars. How much did he spend?

If you help your child with history, and the discussion is about a certain place, pull out a map and show him exactly where the place is, and learn something about the geography of this particular place.

You don’t have to wait for your child to do some school activity. Whenever you discuss something, or observe something that calls your attention, when you come home find a piece of information about that subject in the encyclopedia, to read about. For example, you have taken your child to visit a friend, and you have heard that one of the friend’s parents is a lawyer. When you come home, find a story about a famous lawyer, or some other bit of information about lawyers. Remind your child that the friend’s parent is a lawyer, just like in the story.

In this way, you are developing in your child the habit of looking for a way to apply the information they acquire. To look for the connection between different bits of information. To relate their knowledge to other fields and subjects.

This is true intelligence.

=> originated allgiftedchildren

Wednesday, March 25, 2009

@ 20 tips menjadi parents cemerlang

0 comments
Ibubapa adalah antara faktor terbesar dalam menentukan halatuju anak2. berikut ada beberapa tips dari Robert D. Ramsey yang boleh kita jadikan panduan dalam menjadikan anak2 kita antara yang outstanding berbanding rakan sebayanya..selamat mencuba!

1. Mulakanlah hidup anak anda dengan nama panggilan yang baik . – bila anak kita dipanggil dengan nama yang tak baik, atau nama dah baik tapi bagi pulakgelaran yang tak baik, itu akan menyebabkan anak jadi malu dan rendah diri.Dalam Islam pun sangat digalakkan kita bg nama yang baik untuk anak2.

2. Berikan anak anda pelukan setiap hari – ada kajian yang menunjukkan anak yang dipeluk setiap hari akan mempunyai kekuatan IQ yg lebih kuat daripada anak yang jarang dipeluk. Bila kita peluk dia setiap hari especially by mum, anak kita tau yang kita sayangkan dia. Dia akan tau kita akan jadi penyokong dia paling kuat. Dia akan sedar bahawa kita sentiasa ada jika dia kurang berjaya. Emosi dia akan terbela.

3. Pandanglah anak anda dengan pandangan kasih sayang- pandangan ini akan membuatkan anak anda lebih yakin diri apabila berhadapan dengan persekitaran. Memang la ada masa kita perlu marah tapi jgnlah buat muka marah sampai kawan tu takut nak dekat dgn kita langsung.Kesian kat budak. Namanya pun budak…

4. Berikan peneguhan setiap kali anak anda berbuat kebaikan - Berilah pujian, pelukkan, ciuman, hadiah ataupun sekurang-kurangnya senyuman untuk setiap kebaikan yang dilakukannya. Bila tiap kali kita appreciate dia, dia akan rasa nak buat lagi dan nak buat lebih baik lagi. Ini la namanya motivasi…

5. Janganlah mengharapkan anak anda yang belum matang itu melakukan sesuatu perbuatan baik secara berterusan- mereka hanya kanak-kanak yang sedang berkembang.Perkembangan mereka buatkan mereka ingin mengalami setiap perkara termasuklah berbuat silap. Sebenarnya mereka akan belajar lebih banyak lagi dari kesilapan yang mereka lakukan.

6. Apabila anda berhadapan dengan masalah kerja dan keluarga, pilihlah keluarga – Bila ada masalah eloklah kita selesaikan masalah keluarga yang terdahulu.Kerana, seseorang tu akan lebih tenang kalau takde masalah keluarga. Anak2 perlu diberi keutamaan kerana mereka sedang membesar dan proses ini akan terus berlalu dan tak akan kembali jadi jgnlah cemarkan keperibadian mereka dengan sikap mementingkan diri kita.

7. Di dalam membesarkan dan mendidik anak-anak,janganlah tuan/puan mengeluh - Keluhan akan membuatkan anak-anak merasakan diri mereka beban. Ini akan menyebabkan mereka menjauhi kita. Kalau kita tak mau sunyi di hari tua, jgnlah sunyikan mereka pada usia muda mereka.

8. Dengarlah cerita anak anda, cerita itu tak akan dapat anda dengari lagi pada masa akan datang. Tunggu giliran anda untuk bercakap. Ini akan mengajar anak anda tentang giliran untuk bercakap. Seronok sebenarnya layan bebudak bercakap. Adik saya pun dalam kategori budak lagi, kalau sesekali layan dia cakap rasa mcm kelakar. Saya penah jumpa dgn kawan anak saya umur baru tiga thn tapi mulut boleh tahan, rasa mcm tak logik je tapi seronok. Ala, mcm aznil Tanya budak tu, Tiger Wood berasal dari mana, pastu budak tu jawab Zoo… untuk kita sendiri, ini adalah satu hiburan yang takleh dibeli di tempat lain.

9. Tenangkan anak anda setiap kali mereka memerlukannya – ada masa2nya mereka akan gundah gulana. Ada masa mungkin diorg berselisih dgn kawan.Ada masa mungkin dia dah tercederakan jiran. Jadi,kita bantulah sedaya kita supaya mereka tidak rasa sendirian dalam menyelesaikan masalah yang bagi kita kecik tapi tu mungkin masalah mega bg diorg.

10. Tunjukkan kepada anak anda bagaimana cara untuk menenangkan diri . Mereka akan menirunya. Jgn kita sendiri kelam kabut bila ada yang menimpa. Jgn kita tunjuk yang kita gelabah. Be cool!! Setiap masalah yang telah Tuhan takdirkan pada kita ada penyelesaiannya. Jadi, jgn gabra2.

11. Buatkan sedikit persediaan untuk anak-anak menyambut harijadinya. Sediakanlah hadiah harijadi yang unik walaupun harganya murah. Keunikan akan membuatkan anak anda belajar menghargai. Anak2 yg dtg daripada persekitaran yang menghargai akan belajar menghargai orang lain.

12. Mereka mungkin memerlukan kita mengajar mereka lebih daripada sekali – ade setgh budak kene byk kali ajar, baru dia faham. Mcm anmum punya iklan tu..Wardina tunjuk byk kali baru anak dia faham. Anak saya sendiri dalam satu hari ntah berapa kali dia tunjuk kat mata dia suruh saya sebut eye, tunjuk kat telinga suruh sebut ear. Jgn marah sbb kalau marah nanti terbantut la proses pembelajaran dia.

13. Luangkanlah masa bersama anak anda diluar rumah,peganglah tangan anak-anak apabila anda berjalan dengan mereka . Mereka tentu akan merasa kepentingan kehadiran mereka dalam kehidupan anda suami isteri.Bila saya baca ni, rasanya tak salah la saya selalu pimpin tangan anak2 even dalam rumah pun. Bila nak ajak dia bangun je, saya hulur tangan. Even nak ke dapur pun untuk bancuh susu diorg. Kalau kat luar mmg lah sah2 pegang sbb saya jenis serabut perut takut anak terlari tgh jalan ke.

14. Dengarlah mimpi ngeri anak-anak anda. Mimpi ngeri mereka adalah begitu real dalam dunia mereka – jadilah pendengar setia mereka. Kalau pasangan kita mimpi pun apa salahnya kita dengar. Best hape dengar cerita dari mimpi. Mcm drama tapi takde skrip, takde director, dan takde siaran ulang tayang.

15. Hargailah permainan kesayangan anak anda . Mereka juga dalam masa yang sama akan menghargai barang-barang kesayangan anda. Elakkan daripada membuang barang kesayangan mereka walaupun sudah rosak. Mintalah kebenaran mereka sebelum berbuat demikian.

16. Janganlah membiarkan anak-anak anda tidur tanpa ciuman selamat malam – biasakan ajar dia salam kita sebelum lena. Cium dahi diorg esp mak nya..mcm cerita omputeh kan selalu dia gi bilik tidur anak n selimutkan diorg.

17. Terimalah yang kadangkala anda bukanlah ibubapa yang sempurna . Ini akan mengurangkan stress menjadi ibu bapa. Ada masa anak kata papa ni garangla.. tu sbnrnya dia menegur so, ubahla. Jgn jadi too perfectionist pada anak2. nnti mereka rendah diri.

18. Jangan selalu membawa bebanan kerja pejabat ke rumah. Anak-anak akan belajar bahawa kerja pejabat selalunya lebih penting daripada keluarga. Dan mereka juga akan terasa kurang kasih sayang bila kita mengadap benda lain. Kalau anak2 dah sekolah, biasakan tolong mereka siapkan kerja rumah, atau kita sendiri bg latihan dan perati setiap hari peralihan dia belajar dari satu topik ke topik. Bantu dia belajar lebih dari yg cikgu dia ajar.

19. Anak menangis untuk melegakan keresahan mereka tetapi kadangkala cuma untuk sound effect sahaja.Bagaimanapun dengarilah mereka, dua puluh tahun dari sekarang anda pula yang akan menangis apabila rumah mula terasa sunyi. Anak-anak anda mula sibuk mendengar tangisan anak mereka sendiri. Hoo..seram. tapi ada betulnya. Buatlah sesuatu supaya mereka tak menjauh dari kita. Semoga kita tidak sunyi dihari tua kita.

20. Anak-anak juga mempunyai perasaan seperti anda. hargailah perasaan mereka supaya mereka juga menghargai dan memahami perasaan kita. Sama2 la kita berdoa agar anak2 menjadi penyejuk mata dalam kehidupan kita dan sebagai penenang hati didunia dan akhirat kelak.

=> originated from poshberry

@ cara Rasulullah S.A.W mendidik anak

0 comments
TAHAP PERTAMA
Anak yang baru lahir sehingga mumayyiz (~6 tahun). Hendaklah kita banyak bergurau dan membelai mereka dengan penuh kasih sayang.

TAHAP KEDUA
Anak berumur 7 tahun sehingga baligh (~14 tahun). Hendaklah kita mendidik mereka dengan arahan, displin dan beri tanggungjawab.

TAHAP KETIGA
Anak berusia 15 tahun hingga dewasa (~21 tahun). Hendaklah dididik dengan cara berkawan, bertukar pendapat dan hormati pendapat mereka selagi tidak bertentangan dengan syariat.

TAHAP KEEMPAT
Anak berusia lebih daripada 21 tahun. Hendaklah para ibu bapa memberi mereka kebebasan bertindak selagi tidak bertentangan dengan syariat. Ibu bapa hanya perlu bertindak sebagai penasihat agar segala tindakan mereka terkawal.

Begitulah pendekatan yang digunakan oleh junjungan besar kita. Malah kita semua sedia maklum bahawa Rasulullah s.a.w merupakan seorang insan yang sangat-sangat kasihkan kanak-kanak.

=> originated from poshberry
=> anak yang cemerlang lahir dari ibu bapa yang cemerlang juga, jadi bersama-samalah kita berusaha ke arah yang diredhai Illahi... AMIN...

Tuesday, March 24, 2009

@ baby's independence

0 comments
1 to 6 months
Until his half birthday, your child will completely identify with his primary caregiver. Working on gaining control over his basic movements and reflexes, he can't even think about the process of forming his own identity during those first few months. His primary concern is filling his immediate needs for food, love, and attention.

You may start to notice the first signs of budding independence at about 4 months, when your baby discovers that he can cry to get your attention. That's one of the first steps in learning that he has an independent will and that how he behaves can have an impact on others — namely you.

A famous British study shows exactly how unaware babies are of their own existence. Researchers placed several infants under the age of 1 in front of a mirror to see whether they understood that the reflections were images of themselves. They didn't. Each baby would pat his mirror image, behaving as if he were seeing another baby. And when researchers dabbed red rouge on a baby's nose and plopped him back in front of the mirror, he always tried to touch his reflection's nose, not his own.

7 to 12 months
At around 7 months your baby will realize that he's independent of you. While this is an exciting cognitive milestone, this new understanding of separateness can make him anxious. He knows that you can leave him, but he doesn't know that you'll always come back, so he's likely to burst into tears when you leave, even for a minute.

Resist the urge to sneak away when his back is turned — when you leave him at daycare, for example. It won't help him cope, and it may just make him more afraid that you aren't coming back. Hard as it can be, say goodbye and go while he's watching.

13 to 24 months
Your baby is now making progress in differentiating himself from you and from the world around him. In the same British study mentioned above, researchers put rouge on the noses of children about 21 months of age. When these babies looked in the mirror, they touched their own noses; they understood that the reflections in the mirrors were images of themselves.

Your 2-year-old may still get upset when you leave him at daycare or with a sitter, but he'll recover more quickly now because he's more secure. Experience and his budding memory skills have taught him that you'll come back after being gone for a while. You've built his trust by continually showing him that you love and care for him.

It's also this trust that gives him the confidence to assert himself. His insistence on wearing those green pajamas for the fifth night in a row, eating only certain foods, and climbing into his car seat by himself are all signs of his increasing independence.

25 to 36 months
Between the ages of 2 and 3, your toddler will continue to struggle for independence. He'll wander farther away from you as he goes exploring, and he'll continue to test his limits (coloring on the walls, for example, even if you tell him not to). In fact, "I can do it myself" is probably one of the most common refrains you'll hear from your older toddler.

@ Zoo Negara (I)

0 comments

Seperti biasa, posting yang bertarikh hari ini tida bermakna yang kami pergi atau melakukan sesuatu aktiviti ada waktu yang terdekat... ibu Kaisah, biasalah... dok peram all of the pics... tunggu ayah Kaisah masukkan kat notebook, cari idea ape nak bebel, barula postkan entri... barulah nanti u'olls tak boring membacanya kan kan kan...

By the way, masa ni aku baru jek balik dari sign offer letter kat tempat keje baru... somewhere around February 2009... kiranya masa Kaisah 9 bulan aaa... firstly, aku nak memanjatkan kesyukuran ke hadrat Illahi kerana membantu dan mempermudahkan jalanku dalam pencarian ke arah career advancement yang lebih employee-friendly... well, although takde la banyak mana peningkatannya but the environment, the freedom, the benefits are a lot more and more... takpe, aku keje rerajin... satgi mana tau, tak sampai setahun naik lagi salary ke kan kan kan... but what ever it is... aku tetap bersyukur di atas kurniaan ini... alhamdulillah... psttt, korang doakanlah aku gak ye... ingat aku dalam doamu...

Okeh, sambung cerita... tadi iklan lama sangat... lepas abih sain offer letter, hubby cam malas jek nak balik umah, so off we went to area Key Ell... well, unplanned actually... then masa lalu kat Highway MRRII tu, hubby kata, jom kita pi Zoo... kebetulan angah Adid ikut sekali, aper lagik, bukan main seronok aaa dia... sampai jek tengok orang tak ramai... memang la... ari keje maa, ape la ibu Kaisah nih...

Beli tiket, ya Allah... mahai tuh...
Dewasa = RM 15 per entry
Kanak-kanak = RM 6 per entry

Dek kerana dah sampai, nak tak nak masuk jek la... terbang RM gua camtu jek, seperti burung berterbangan... dah la masa tu belum dapat gaji lagik... huhuhuhuhuhu... aku bukan ape, kengkadang tu bengang gak ngan orang sekeliling nih... bila aku kata hubby keje sendirik... bukak dobi ngan ada construction, semua ingat kami ni cop RM... banyak RM laa tu, diorang tak tau yang kitorang pun ikat perut... mana nak bayar sewa kedai, api, air, pekerja, supplier... signatory bukan sorang... ada beberapa orang lagi... dah la mane yang kengkadang hubby invest untuk job construction ramai yang blah camtu jek... tak bayar, invest ke mana, untung ke mana... hangin satu badan gak dibuatnya... dunia... dunia... tu la tu kan, orang nampak kita senyum, bergelak-ketawa... diorang tak tau dalam hati, berapa punya sengsara...

=> eh, terluah perasaan la pulak... huhuhuhuhu

Berbalik kepada episod Zoo Negara, punyala seronok Kaisah ngan angah Adid... tapi ibu Kaisah la penat, Kaisah tak nak berdukung ngan ayahnya... masa tengok gajah ngan zirafah, masa memula masuk tuh... terpegun sat Kaisah... agaknya dia fikir kenapala besar sangat 'makhluk' ni??? maybe...

Monday, March 23, 2009

@ mendidik anak

0 comments
Kurangkan hukuman fizikal kerana ia hanya menyakitkan, tetapi kurang berkesan mendidik. Andai anak melakukan kesilapan yang perlu diberikan denda, jelaskan erti kesilapan mereka dan kenapa denda itu perlu dilakukan, seperti "Kita mempunyai undang-undang dalam keluarga yang tidak membenarkan pulang lewat dari jam tujuh malam, dan ia perlu dipatuhi..." dan anak-anak akan menerima kesilapan itu kerana ia sudah tahu melanggar peraturan dengan pulang pada jam 10 malam.

Hukuman boleh dikenakan kepada anak-anak sebagai pengajaran tetapi beberapa perkara perlu diambil kira iaitu jangan marah ketika kita berada dalam keadaan marah; mengherdik mereka di hadapan orang ramai atau kawan-kawannya; jangan marahkan mereka kerana dirinya sebaliknya atas kesalahan yang dilakukan.

Ibu bapa jangan terlalu berharap mendapat anak yang sempurna dari segala segi kerana adalah sesuatu yang biasa andai melakukan kesilapan apatah lagi memang manusia tidak sempurna. Ia amat bergantung kepada sejauh mana kemampuan ibu bapa itu sendiri.

Matlamat disiplin ialah untuk mengawal dan membentuk peribadi anak dengan sempurna. Ada ibu bapa yang gembira andai mampu menjadikan anak bagai 'alat kawalan jauh' tetapi pernahkah kita terfikir adakah itu yang kita mahukan sedangkan anak mengikut kerana takut, bukan hormat?

=> originated Berita Harian

Sunday, March 22, 2009

@ 10 months birthday

2 comments
myspace comments
=> hepi belated 10 months birthday to my precious intelligent lovely Nur Alif Kaisah... may Allah bless u in everything that u do and may u achieve success always and forever... hugs and kisses... ibu n ayah...

Friday, March 20, 2009

@ bagaimana membentuk anak pintar

3 comments
1.0 Mengikut usia 4 hingga 6 tahun (Pra sekolah)
Perbezaan mental jelas dapat dikesan pada kanak-kanak pada peringkat usia ini mengikut gender. Umpamanya, Kanak-kanak lelaki dilihat unsur-unsur dan tanda-tanda kepintarannya umpamanya :

1. Komunikasi - antaranya;
· Ceria dan aktif,
· Mudah berinteraksi,
· Bersopan-santun,
· Bijak bertutur walaupun dengan tatabahasa yang kurang sempurna,
· Memiliki sifat berani dengan ketara terutamanya dalam mengajukan soalan, mendekati rakan atau orang yang lebih berumur darinya,
· dan bersifat sukarela atau ringan tulang.

2. Bertanggungjawab - antaranya;
· cuba menyelesaikan tugas yang diamanahkan walaupun tidak sempurna,
· menawarkan diri untuk membantu kerja-kerja di luar rumah.

3. Kebolehan Akademik - antaranya;
· minat menulis dan melukis sejak usia 3 ½ tahun lagi,
· membelek majalah sambil cuba mengeja (kanak-kanak yang belajar di tadika memperlihatkan potensi ini),
· berupaya menyebut dan menghafal huruf A hingga Z dan nombor 1 hingga 20 dengan lancar.

4. Kebolehan seni, sastera, abstrak dan muzik - antaranya;
· begitu menggemari muzik - mampu menghafal melodi dan lirik akhir senikata lagu,
· meminati lukisan, potret, mozek dan peta (atlas).

5. Sahsiah dan Rohani - antaranya;
· minat yang mendalam di dalam mempelajari kejadian diri umpamanya bertanya tentang bagaimana wujudnya mereka di dalam rahim ibunya,
· bagi anak muslim pula - mengikut serta serta mengajuk aksi dan gerakan umpamanya dalam solat berjemaah
· wujud perasaan prihatin kepada fakir miskin, kanak-kanak malang, peperangan atau malapetaka.

2.0 Mengikut Usia 7 hingga 9 tahun (Tahap Pertama Sekolah Rendah)

1. meminati bahasa dan komunikasi - tekun melakukan analisis bahasa samada bahasa ibunda atau Bahasa Inggeris umpamanya dengan membaca majalah, sarikata yang terbit di kaca televisyen,

2. meminati sains dan teknologi - mula meminati teknologi ketika usia 4 tahun dengan kebolehan operasi lap-top (terdapat kes), menggemari cereka sains fiksyen melalui tontonan video, drama dan sebagainya.

3. Prihatin terhadap persekitaran dan alam semesta - peka melihat alam sekeliling sambil mengaju soalan (dilihat ketika bersiar-siar), mengasihani tumbuh-tumbuhan atau haiwan yang dianiaya, gemar mengira bintang, semut atau objek yang seni.

4. Kebolehan akademik - terserlah ketika usia 6 tahun lagi, pelajar yang berpotensi dan sering menunjukkan peratusan tertinggi, menunjukkan minat dan rajin belajar, tidak putus asa dan bersemangat tinggi.

5. Kemahiran hidup – antaranya;
· tahap kecerdasan fizikal dan mentalnya berkembang mula terpupuk –
· Tidak mudah penat atau lesu apabila diarah menyelesaikan sesuatu tugas malah menunjukkan minat untuk belajar perkara-perkara baru (jika ditegur atau ditunjukajar) dan terus melakukan kerja dengan mengambilkira teguran serta memperbetulkan kerja yang dilakukan sehingga tamat – Konsisten.
· (Dengan pemakanan yang seimbang dan latihan serta tunjukajar ibubapa atau guru, kanak-kanak di usia ini akan mampu menyerlahkan bakat semulajadinya di sekolah atau di rumah)

3.0 Mengikut usia 11 hingga 12 tahun (Tahap 2 sekolah rendah)

1. bakat- terserlah bakat semulajadinya dengan menyertai secara aktif di dalam bidang sukan, ko-kurikulum, seni, sastera, muzik dan sebagainya.

2. rohani dan sahsiah - mula menghormati ibubapa, guru dan rakan berbanding ketika di usia muda mereka dan terdapat kecenderungan untuk mendalami ilmu agama

3. komunikasi - berbeza dari ketika mereka di Tahap satu, kanak-kanak di peringkat ini menjadi pemalu dan berhati-hati (meticulous) untuk memulakan dialog, namun ada juga kalangan mereka yang menunjukkan sifat kepimpinan dan ketokohan berbicara dengan fakta dan logik di kalangan rakan sebaya.

4. Kebolehan akademik - berpotensi mengingati fakta dan berupaya mengolah semula fakta tersebut, bijak menganalisa isu yang dibincang, meminati pembangunan modul pendidikan mengikut keupayaan sendiri

5. tanggungjawab – memiliki sifat tanggungjawab kepada tugas yang diamanahkan, ringan tulang atau ikhlas melakukan kerja.

3.1 Mengikut usia 13 hingga 15 tahun(sekolah menengah rendah)

a. bahasa dan komunikasi – mampu menghasilkan sebuah karya dan kerap muncul di dalam pertandingan esei, pidato dan sebagainya.

b. kebolehan akademik – minat dan berbakat di dalam subjek kemahiran contohnya Kemahiran Hidup dan Sains. Memahami konsep yang dipelajari di sekolah dan berupaya menyampai fakta semula samada secara lisan atau bertulis

c. Sahsiah - Murid yang hormat dan patuh kepada arahan guru atau ibubapa, pelajar yang lembut, berbudi bahasa dan perihatan kepada orang yang di dalam kesusahan

d. Tanggungjawab - Memiliki sifat berani dan bertanggungjawab di rumah atau sekolah, jelas mereka mudah diajak berunding dan menjadi ketua sesuatu kumpulan.

e. Bakat semulajadi - Menjadi wakil individu, sekolah, daerah atau negeri bagi sesuatu pertandingan, menggarap hobi atau minat hingga menampakkan hasil dan keuntungan

4.0 Mengikut usia 16 hingga 17 tahun(sekolah menengah atas)

1. Kelebihan mereka adalah digarap sejak usia 13 tahun, Cuma jelas beberapa aspek kelainan, contohnya:
a) terdapat pelajar pintar yang ceria dan aktif sehingga menampakkan kehebatannya di sekolah dan ada juga pelajar ini yang serius, tekun, berdikari dan bergerak secara individu di sekolah mahupun di rumah.
b) Mereka diberi kepercayaan mengetuai persatuan, aktiviti kelas, menjawat jawatan tertinggi di dalam pertubuhan
c) Gemar mengutarakan soalan dan mewujudkan suasana ceria di dalam kelas
d) Senang menyesuaikan diri dengan rakan-rakan kerana kebolehan mereka
e) Meminati subjek kemahiran mental seperti Matematik, Sains dan Bahasa Inggeris, namun mereka juga berkebolehan di dalam subjek lain
f) Meminati subjek penulisan seperti Penulisan Bahasa Melayu atau Inggeris
g) Kerap muncul sebagai pelajar cemerlang
h) Rajin beriadah, berhobi dan meminati seni, sastera dan muzik
i) Mencintai alam semesta dengan penghasilan karya hasil ciptaan tersendiri bagi memuji keindahan itu
j) berkebolehan mencipta, berinovasi dan kreatif seperti contoh, seorang pelajar lelaki gemar mencipta hipotesis dari ciptaannya yang berunsur sains dan teknologi untuk dipertandingkan di Pameran Sains atau pelajar perempuan yang muncul dengan karya lukisan di dalam pertandingan lukisan(terdapat kes)

(Kebanyakkan elemen agak sinonim antara satu sama lain bagi pelajar rendah dari usia 7 hingga 12 tahun atau usia 13 hingga 17 tahun pelajar menengah. Mereka bijak menggarap keistimewaan yang dianugerah sehingga menyemai elemen tadi untuk diadaptasikan di sekolah atau rumah)

=> originated from Majalah Ibu

Sunday, March 15, 2009

@ i love...

0 comments

Thursday, March 12, 2009

@ to raise an intelligent and healthy child

0 comments
We all want our children to be healthy and the most intelligent. Here are some ways to increase the odds of both, starting before birth and useful throughout childhood.

Difficulty: Challenging
Things You’ll Need:
* Willingness
* Patience

Step1:
The Beginning - You are pregnant. Congratulations! Now you must do everything in your power to make sure your baby arrives healthily.

First, stop doing anything detrimental to your health (ie. smoking, drinking alcohol, using recreational drugs). You must get enough rest and eat a diet rich in produce and whole grains. Stay as close to organic, locally grown food as possible.

Take your prenatal vitamins daily (preferably prior to conception) and talk to your doctor about including a DHA and omega 3 supplement to your daily regimen. This has been show to help the baby's brain develop and may increase intelligence.

Step2:
A Child is Born - Now it is time to give your child the best gift, colostrum. This is the nutrient-rich, creamy milk that comes during pregnancy and remains until your milk supply comes in (usually 3-4 days postpartum). Colostrum has been shown to be high in antibodies, protecting your newborn from disease now and in the future. All of the wonderful properties found in breastmilk are concentrated in the colostrum. Even if you do not plan to breastfeed, consider giving your child the wonderful gift of your colostrum in the first few days of life.

To further ensure the health and intelligence of your new baby, continue to breastfeed exclusively (meaning no other food or drink) for at least the first six months of life. Continue to breastfeed for a minimum of baby's first twelve months or longer if it is right for both mom and baby. Remember, your baby will continue to benefit from the antibodies and perfect nutrition of mother's milk.

It should also be noted that when a baby is breastfed he/she bonds more quickly and easily with the mother. This closeness will benefit the parent/child relationship for years to come. Plus, that ability to bond with the mother will result in a less anxious baby, allowing for further bonding and a smarter, healthier child.

Step3:
Clean Food - As soon as your child begins eating solid food, offer him/her the most high quality food you can. Homemade over processed, organic over conventional, local over food grown further away. Base your child's diet around fresh produce and whole grains. Limit high fat meats and dairy. Eliminate or limit sweets and all processed foods.

Step4:
Read, Read, Read - The more your read to your child, the better. You will develop a stronger bond with your child and they are likely to be more intelligent. Begin this daily ritual at birth, or before. As an infant, your child will enjoy hearing your voice and spending time with you. Plus, your child will likely learn to speak earlier if read to often.

Step5:
Engage Your Child - Actively playing with your child will help him/her develop self confidence, learn about role-playing and build his/her mind. You will have a better relationship because of this. Time with your child is worth putting off the dishes, canceling lunch with a friend and watching your favorite show. Make time for your child.

Step6:
Explore the Outdoors - With the growing obesity epidemic, it is more important than ever to get your kids moving. If you make exercise a habit when they are young (both for them and yourself) they are sure to enjoy better health throughout their lives. Plus, they will have a better attention span and, thus, learn more.

Step7:
Say "No" to TV - Or at least limit the amount your child watches. TV and video games not only make for lazier children, but it is simply not a healthy activity. Some people may argue that there is educational television. Certainly, if you allow your child to watch TV then educational TV is the best option. However, if you teach them the same skills they might learn on a particular TV show then they will be more actively engaged in the things they learn.

=> let's implement these mamas'...

Tuesday, March 10, 2009

@ went to Taman Bukit Jalil

1 comments


Few days back, or should I say last 2 weeks, I brought Kaisah to Taman Bukit Jalil together with angah and sons... Qashah, Adid and Aliuddin... ya Allah, they were so-so happy... bukannya ape... selalunya hubby memang tak bagi aku drive keta manual sendirik... however, since dua-tiga menjak ni, he gave the permission to me... earmmm... vroom sana vroom sini arrr... hihihihihi... tiap-tiap petang ada je program kitorang...

Kaisah punyalah havoc bila naik gelongsor... siap nak slide sendiri lagik tuh... sabo jek la... ingat dia dah besar la tuh... ;) well, bukannya hubby saje tak bagi aku bawak keta manual sebenarnye... tetapi, since dapat lesen keta after SPM until laa nih, dalam bape tawun ek... 12 tahun... dok bawak keta auto jek... so, keta manual agak tak OK laa kalau aku bawak...

Masa first day bawak keta manual awal bulan Mac 2009 ari tu pun, ketar gak aku dibuatnya... ye arr, takde training ape, terus bawak... mane nak tekan clash, mane nak tekan minyak... tapi aku buat cam PRO jek... hihihihihi... alhamdulillah, setakat ni kira OKla tu... cuma kena selalu ingat untuk tukar gear...

Monday, March 9, 2009

@ kolam mandi Kaisah

2 comments



It's a boat, it's a ship... no... it's a balloon... kat mane ek, masa nih?.. hmppp... oh ya, kat Tesco Puchong... bukan main seronok lagik cik Kaisah kita... well, kerusi angin belon... earmmm whatever la namanya benda nih memang membuatkan Kaisah agak ralit... masa aku letakkan Kaisah kat atas benda tuh, tak mau bangun wa cakap lu... kebetulan Tesco ada SALE... yayayayaya... SALE konon... selalu kan depa dok bagik kertas promotion tuh, nak dijadikkan cerita... ada la kolam mandi kanak-kanak pada harga RM5...

Hubby n me yang kebetulan memang tengah mencarik tempat mandian bayi terus aaa grab satu... blue in colour of course... 'our family's favourite colour'... hihihihihi... the size was just nice... ngam ngam jek masa letak kat dalam bilik air... well, aku memang suka ngan benda yang cam gini... bukan ape, save space maaa... dah tanak guna leh buang anginnya... kalau baby nye bath tub tuh, nak kena sangkut lagi... dah makan space... furthermore, boleh dibawa ke mana-mana... tu yang paling bagus... ;p

Angah Adid masa datang umah lagik best... ada ke patut dia nak mandi gak dalam kolam tuh?!! Mane muat wehhh... awak tu dah besau... hik hik hik... kesian pun ade... takpela... ade ongkos lebey nanti ibu belikan untuk angah okeh?...

@ let's pizza

1 comments

As usual, we dined at Pizza Hut after a 'tour' of window shopping at Giant BK5... tengokla gelagat Kaisah tu... macam dah besar jek... well, don't get me wrong ya... actually this picture was taken masa celebrate besday Kaisah yang ke 7 bulan ari tuh...

Beberapa hari yang lalu, masa Kaisah dok batuk ngan demam ari tu, ade la jugak termuntah... well, aku nih bole pulak terlupa... pegi masukkan kain yang dah lap muntah tu sekali dengan baju yang Kaisah pakai ni (baru-baru ni) kat dalam plastic bag... well, masa tu kat umah Angah... at that moment tengah dok siap-siap kemas nak balik umah... so aku sumbat jek la baju tu sekali dengan kain la muntah tu... nak jadik cerita, bole lupa nak basuh la pulak... I was thinking that the plastic bag contained rubbish yang nak dibuang... poyo arr... abis baju putih Kaisah ada tompok-tompok... bengang pun ada, nak marah diri sendiri pun ada... well, nak buat camne, sendirik yang salah... nasib baik skirt tu okay dan takde ape-ape kesan tompok...

Moral of the story... jangan tangguhkan keje... balik umah terus rendam pakaian kotor yang nak dibasuh ye...

@ senyuman ragamu

0 comments

Well, dulu masa zaman kanak-kanak, dan remaja, seringkali ku dengar ibuku mengutarakan bahawa ibu-bapa bila balik keja jek... tengok wajah anak... terus hilang penat seharian bekerja... I admit that it's true!!! Totally true... aku sekarang ni, bila balik jek tengok Kaisah, semua penat terus ilang... semua masalah terus lenyap dari ingatan... the power of a child kan kan...

With the workloads yang semakin hari semakin bertambah, of course everybody will get stressed out... dengan jam kat jalan raya lagik... well, the cure is only one... the smile of your child...

Aku terkadang termenung sejenak memikirkan bahawa betapa besar dan hebatnya anugerah Illahi kepada kita umat manusia... dengan suami yang menyayangi, anak solehah yang bijak... keluarga yang sentiasa berada di sisi... what else that we could ask for kan??? Supposedly, everybody yang memiliki ini semua, harus dan wajiblah bersyukur kerana dianugerahkan kurniaan yang tidak ternilai...

=> alhamdulillah

@ mendidik anak solehah

0 comments
Kemudahan bagi ibubapa yang bekerja melalui perkhidmatan berikut:-
  • Pusat Asuhan dan Penjagaan
  • Pusat Pembelajaran dan Pendidikan
  • Pusat Permainan dan Perkembangan Minda
Pembelajaran Seawal Usia:
Kajian membuktikan pertumbuhan otak manusia berkembang pesat pada peringkat 0-8 tahun. Oleh itu, MyHadhari Al Faz menganjurkan pembelajaran terancang untuk merangsang perkembangan IQ kanak-kanak (yang peringkat umurnya sering diabaikan) iaitu 3-5 tahun dengan pendidikan awal mengenal Al-Quran kerana Nur Al-Quran lah yang akan mencerna ketajaman akalnya.

Tadika Sepanjang Hari:
MyHadhari Al Faz memperkenalkan konsep pembelajaran sepanjang hari. Oleh itu, ibubapa tidak perlu kepada pengasuh kerana MyHadhari Al Faz menyediakan penjagaan dan aktiviti pembelajaran dari jam 9am - 5pm.

Pendidikan Holistik:
Menyediakan proses pembelajaran yang seimbang dengan penekanan terhadap tahfiz Al-Quran, Iqra' Akademik dan Fardhu Ain.

Kurikulum:
  1. Bahasa Melayu
  2. Bahasa Arab
  3. Bahasa Inggeris
  4. Bahasa Mandarin
  5. Hafazan Al-Quran
  6. Iqra' / Al-Quran
  7. Matematik
  8. Sains
  9. Thinking Skill / Kemahiran Berfikir
  10. Art & Craft
  11. Jawi
  12. Fardhu Ain (Aqidah & Ibadat)
Kaedah Pembelajaran:
  • Kemahiran berfikiran kreatif
  • Pengajaran bertema
  • Pembelajaran bermultimedia
  • One to One
Sabda Rasulullah SAW"Tanamkanlah kepada anak-anakmu tentang 3 perkara:
Mencintai Nabimu, mencintai keluarga nabi dan cinta terhadap Al-Quran.

Objektif:
1. Mengasuh anak-anak melalui suasana Islam dan berteraskan Al-Quran dan As-Sunnah.
2. Mendidik anak-anak ke arah peribadi soleh/solehah dan berjiwa besar untuk menghadapi alaf baru.
3. Membina perkembangan IQ, EQ dan SQ yang seimbang.
4. Melahirkan generasi Al-Quran dan para Huffaz dalam bidang Al-Quran dan Al-Hadith.
5. Membina kemantapan sosio emosi, fizikal dan mental yang seimbang dengan tuntukan Islam.
6. Melahirkan pelajar bestari yang tinggi daya intelektualnya dan berketerampilan dalam era informasi.

=> nak hantar Kaisah kat sini aarrr... macam bagus jek...
=> tahfiz An Nur... kat Bandar Kinrara...

@ ibu mithali

0 comments
Ibu mithali ibu yang sejati
Kasih sayangmu kasih yang suci
Pengorbananmu disanjung tinggi
Jasamu tetap di sanubari

Pengorbananmu disanjung tinggi
Jasamu tetap di sanubari

Ibu mithali ibu yang sejati
Kasih sayangmu kasih yang suci
Pengorbananmu disanjung tinggi
Jasamu tetap di sanubari

Pengorbananmu disanjung tinggi
Jasamu tetap di sanubari

Ibu oh ibu fitrah ku murni
Kelembutanmu menyentuh hati
Semai kasihmu dalam jiwaku
Kau disayangi kerna menyayangi

Semai kasihmu dalam jiwaku
Kau disayangi kerna menyayangi

Ibu mithali ibu yang sejati
Kasih sayangmu kasih yang suci
Pengorbananmu disanjung tinggi
Jasamu tetap di sanubari

Pengorbananmu disanjung tinggi
Jasamu tetap di sanubari

Ibu oh ibu hatimu suci
Tulus ikhlasmu mendidik daku
Sanggup bersusah dan menderita
Demi kebahgiaan sekeluarga

Sanggup bersusah dan menderita
Demi kebahgiaan sekeluarga

Ibu mithali ibu yang sejati
Kasih sayangmu kasih yang suci
Pengorbananmu disanjung tinggi
Jasamu tetap di sanubari

Pengorbananmu disanjung tinggi
Jasamu tetap di sanubari

Ibu oh ibu kau serikandi
Bakti amalmu tidak terperi
Beramal soleh berperibadi
Mentaati Allah juga suami

Beramal soleh berperibadi
Mentaati Allah juga suami

Ibu mithali ibu yang sejati
Kasih sayangmu kasih yang suci
Pengorbananmu disanjung tinggi
Jasamu tetap di sanubari

Pengorbananmu disanjung tinggi
Jasamu tetap di sanubari

Jasamu tetap di sanubari....

=> akan ku didik diriku untuk menjadi ibu mithali... Allah bless... AMIN...

Thursday, March 5, 2009

@ Kaisah belajar berjalan

4 comments

Kaisah dah sihat... alhamdulillah... ubat kahak yang hubby beli ari tu nampaknya memang bagus sebab banyak gak hingus yang keluar... meaning ia bersarang kat dalam paru-paru anak gua... well, i was totally distracted masa Adik (best fwen aku... hmppp) bagiktau yang Ika anak dia kena pneumonia ari tu... supposed semalam dah buat final check-up by the doc... (she was warded)... tapi aku belum sempat nak tanya how was her condition... so stucked up with the task on ugrading ISO bla bla bla... harapnye Ika dah keluar hospital and getting better...

Well, every night sekarang nih kena dok melayan Kaisah training berjalan... sampai kul 2-3 pagi jugak... aiyakkk... mengantuk dibuatnya... risau gak kalau-kalau aku terlelap...

Tapi yang nak tergelaknya, bila nak tido jek mesti kena nyanyi... 'haaa haaa, tak tau...' barulah Kaisah nak tido... alkisah...

Wednesday, March 4, 2009

@ balancing breast size during breastfeeding

0 comments
Breastfeeding is a wonderful way to feed and bond with your baby. Balancing your breast size can take a little practice, though. Once you know how to feed your baby evenly and efficiently, you and your baby can spend this special one-on-one time focused solely on each other.

Step1:
Start breastfeeding on the side that's least full. Your breast makes as much milk as your baby can eat. If he completely drains one side, then that breast produces more for the next time.
Step2:
Nurse for 15 to 20 minutes. This makes sure she gets the hind milk, which has more protein in it than the initial milk your breasts produce.
Step3:
Switch sides and nurse your baby until he's full. Don't pump extra milk from a breast that's overproducing because this causes your breast to make the same amount or more next time. Leaving the milk in your breast is the signal your body needs to slow production on that side. If you are not overproducing, pump the excess milk so the breast doesn't begin to underproduce.
Step4:
Pump in between feedings for 15 to 20 minutes on the full breast and five to 10 minutes longer on the breast that's underproducing. You can avoid pumping if both sides are overproducing or if you're only offering your baby the breast. You can freeze the milk you pump or feed it to your baby in a bottle.

=> an informative information for a beginner like me...
=> originated from ehow

@ resepi untuk mommies yang ceasar

0 comments
Bagi ibu-ibu yang melahirkan anak secara pembedahan, proses memulihkan tubuh sememangnya lebih cerewet. Ini kerana mereka perlu merawat luka pembedahan itu selain dari memulihkan tenaga.

Disarankan agar semua masakan bagi mereka yang bersalin cara pembedahan tidak ditumis. Ini kerana minyak tidak membantu proses penyembuhan dalaman. Masakan yang bercili juga tidak digalakkan pengambilannya.

Seeloknya setiap hidangan dimakan bersama nasi putih sebaik sahaja siap dimasak. Tujuannya bagi memastikan khasiat dan kesegarannya terjaga. Elakkan daripada memakan nasi sejuk (nasi yang dimasak semalam) kerana dikhuatiri boleh membuatkan perut kembung.

[1] PERIA MASAK ASAM

Bahan-bahan:

200 ml air
5 ulas bawang kecil – dihiris
2 biji peria katak – dipotong nipis
2 sudu besar ikan bilis – dibersihkan
½ sudu teh serbuk lada hitam
½ sudu makan air asam jawa
Garam secukup rasa

Cara menyediakan:

a) Masak kesemua bahan sehingga pekat.
b) Kacau rata dan kecilkan api. Tunggu sehingga naik bau. Angkat dan hidangkan.

Info: Pengambilan peria dapat membantu ibu dalam pantang yang mengalami kesukaran membuang air besar, disamping menambah susu ibu.

Ia juga membantu membersih dan melancarkan peredaran darah dalam tubuh jika diamalkan.

[2] AYAM MASAK KERING

Bahan-bahan:

200 ml air
3 – 5 helai daun pegaga – dihiris
3 ulas bawang kecil – dihiris
2 ketul ayam (sederhana besar)
Seketul halia – dimayang halus
½ sudu teh serbuk lada hitam
½ sudu teh serbuk kunyit
Garam secukup rasa

Cara menyediakan:

a) Masak kesemua bahan dan kacau rata sehingga mendidih.
b) Perlahankan api dan tunggu sehingga kuah pekat atau kering (mengikut suka). Hidangkan ketika masih panas.

Info: Bagi masyarakat Melayu, kunyit juga diminum sebagai jamu terutamanya bagi ibu selepas bersalin.

Tujuannya untuk mengecutkan rahim dan mencuci darah. Dimakan bersama nasi sebagai ulam selama 40 hari pantang. Mampu mengembalikan kecergasan badan dan menyembuhkan luka dalaman.

[3] IKAN BILIS GORENG

Bahan-bahan:

3 sudu makan ikan bilis – digoreng tanpa minyak
3 ulas bawang kecil – dimayang
2 sudu air asam jawa
Halia sebesar ibu jari – dimayang
½ sudu teh serbuk lada hitam

Cara menyediakan:

a) Masukkan ikan bilis di dalam pinggan. Letakkan halia, bawang dan tuangkan air asam jawa serta serbuk lada hitam ke atasnya.

[4] IKAN TENGGIRI BERKUAH

Bahan-bahan:

200 ml air
5 ulas bawang kecil – dihiris
2 ketul ikan tenggiri
Halia sebesar ibu jari – dimayang
½ sudu teh serbuk kunyit
½ sudu teh serbuk lada hitam
½ cawan air asam jawa
Garam secukup rasa

Cara menyediakan:

a) Masaklah kesemua bahan hingga tinggal sedikit kuahnya. Angkat dan hidangkan.

Info: Untuk mengekalkan kesihatan dan kesegaran tubuh badan, pengambilan ikan tenggiri dan ikan haruan sebagai makanan tambahan sepanjang tempoh berpantang amat digalakkan.

Ia juga mampu melicinkan dan menegangkan kulit badan selain menyembuhkan luka dalaman dan luaran kerana kandungan asid amino dan lemak yang ada padanya.

Isinya yang bebas kolesterol turut membuatkan paras wajah kelihatan berseri serta pemikiran menjadi cerdas. Ia juga tidak menggemukkan badan untuk jangkamasa panjang.

[5] SUP AYAM

Bahan-bahan:

250 ml air
2 ketul ayam
½ sudu teh serbuk lada hitam
Halia sebesar ibu jari – dimayang
Garam secukup rasa

Cara menyediakan:

a) Rebus kesemua bahan. Tambah air jika tidak mencukupi.
b) Biarkan ia mendidih hingga tinggal sedikit kuahnya. Angkat dan hidangkan.

Info: Penggunaan lada hitam bertujuan untuk memanaskan badan Boleh diambil oleh ibu yang bersalin secara pembedahan tetapi seeloknya dalam kuantiti yang sedikit.

[6] TENGGIRI MASAK ASAM

Bahan-bahan:

250 ml air
2 ketul ikan tenggiri
3 – 4 inci halia – dimayang
3 biji bawang kecil
½ cawan air asam jawa
½ sudu teh serbuk lada hitam
Garam secukup rasa

Cara menyediakan:

a) Campurkan kesemua bahan dalam periuk sederhana besar. Masak hingga pekat tetapi jangan sampai airnya terlalu kering. Sedia dihidang bersama nasi putih.

Info: Mencampurkan perahan air asam jawa dalam hidangan ibu berpantang banyak khasiatnya. Antaranya, dapat memudahkan untuk membuang air besar selain dari menyegarkan tubuh badan.

=> masa browse net with regards to info of Avent, terperasan this post... well, interesting gak (ibu Kaisah pun ceasar masa lahirkan Kaisah selepas 14 jam menahan sakit dan 8 cm bukaan... huhuhuhuhuhu)
=> originated from motherhood

@ 9 months old development (week 3)

0 comments
Language comprehension:
The torrent of words your baby has been hearing since birth is beginning to work its magic, although his understanding of words far outpaces his ability to use them. His babbling has turned to jabber and is probably starting to sound more like real words, phrases, and sentences. Your baby thinks he's saying something, so respond as if he really is!

Your baby still comprehends more from your tone than from your actual words, though. He can understand when he's pleased you, so offer specific praise, such as "You did a great job picking up the rattle." The more you talk to your baby — while preparing dinner, driving, or getting dressed — the more he learns about communication.

Just say no:
Your baby's starting to understand the word "no," though he may not obey it just yet. For example, you can expect him to try to touch something even after you've said not to. It's best to use the word "no" sparingly, and when you do use it, follow it by removing him from the scene of the crime and introducing him to a new activity.

Remember, your baby is an individual:
All babies are unique and meet milestones at their own pace. Developmental guidelines simply show what your baby has the potential to accomplish — if not right now, then soon. If your baby was premature, keep in mind that kids born early usually need a bit more time to meet their milestones. If you have any questions at all about your baby's development, ask your healthcare provider.

=> alhamdulillah, since 7 months plus, Kaisah dah boleh tepuk tangan, wave bye-bye dan 'minta kebenaran' bila nak buat ape-ape... ;p

Tuesday, March 3, 2009

@ avent breast pump ok ke tak

1 comments
Adoi laaaa... sakitnya... Kaisah suka hisap sebelah breast jek masa breastfeed... sakit sangat... ade gak pam tapi keluar sikit jek susu sebab dah macam tersumbat... bila dah bersihkan pun susu yang keluar masih tak banyak...

Dah la sakit masa pengepam tu pam breast... hmppp... kulit dah agak merekah dan membengkak... sakit bangattt...

Ada office-mate bagitau dan katanya elok guna Avent breast pump... dunno??? Okay ke???

@ hello friends

0 comments
Myspace Comments

=> dedicated to all of http://nuralifkaisah.blogspot.com's viewers, friends and soon-to-be-friends...

@ kenangan terindah

0 comments

What a memorable memory... well, nih masa raya Aji last year, kat umah mak mertua di Rawang... as my explanation during my previous entries, ayah Kaisah was so busy with the laundry's delivery so on and so forth... so kami balik umah nenek Kaisah lebih awal...

Hmppp... Kaisah demam ni... dah 2 nights... siang okay, malam jek demam... so, it was quite hard for me to get a wink sebab Kaisah was very the manja... kesian sungguh... dengan selsemanya... well, before this ada gak sedut hingus tu... but recently hubby ada beli satu ubat kahak for baby kat pharmacy and the result was surprisingly okay... within 2 days, most of the kahak aka hingus keluar in a form of bersin... kuning kalernye...

Well, as for me, I'm concerned on hoping that it didn't lead to any diseases ke whatever ke yang merisaukan... because my best fwens daughter n her niece ada masuk hospital due to demam + batuk for more than 5 days... then suspected with pneumonia... so, for mommies out there, kalau your baby or toddler ada symptoms nih, please do not hesitate to bring them for a medical check up ya...

=> just a friendly advise from a mommy to other moms'

weolls @ connected

weolls @ popular posts

weolls @ world

weolls @ labels

 

All About Us Copyright 2009 All Rights Reserved Baby Blog Designed by Ipietoon | All Image Presented by Online Journal


This template is brought to you by : allblogtools.com | Blogger Templates